Kamis, 06 Desember 2012

it's my life!


Author : VERA.R.I
Genre : sad,romance
Cast :  Jung Jinyoung (B1A4)
           Cha Sun Woo As Baro (B1A4)
           Shin In Jung
           Shin Ah Jung
           Park Yui
           All member B1A4
maaf ya kalau ada typo
Happy reading  >.<
                                                                                                ***
Author POV
“kumohon Ah Jung,,, sadarlah,,,, aku baru saja tiba di korea, tapi kenapa kau jadi seperti ini?,,,,”
ia hanya tersenyum “senang bisa bertemu dengamu lagi In Jung,,,,” jawabnya
“Ah Jung sadarlah,,,, kau jangan mati,,,, jangan tinggalkan aku sediri disni Ah Jung,,,,” pinta In Jung lalu ia pun dibawa ke UGD
“maaf anda harus menunggu disini, kami akan melakukan yg terbaik untuk pasien” ucap seorang suster lalu menutup pintu
Beberapa jam kemudian,,,
Pintu UGD dibuka oleh dokter “dokter bagaimana?”  Tanya In Jung
Dokter hanya menggeleng lemas “maaf kami sudah melakukan yg terbaik tetapi Tuhan berkehendak lain” jawabnya
In Jung hanya bisa menangis tanpa berkata apa-apa lagi

In Jung POV
3 hari kemudian ,,,,
Sekarang aku sudah memakai seragam sekolahku, seragam yg memiliki papan nama Shin Ah Jung. Ya inilah aku yg sekarang, menjadi Shin Ah Jung, bukan Shin In Jung
“ah jung,,, cepatlah,,, yui sudah menunggumu,,,”panggil ibu
“baik bu aku turun,,,”jawabku
Akupun turun ke dapur, disana yui sedang mengobrol dengan ibuku “ah jung kau lama sekali sih, kan kasian yui menggumu lama” protes ibu
“tidak apa-apa nyonya shin, aku sudah biasa kok mununggu ah jung” bela yui, aku hanya tersenyum tanpa membalas ucapannya “kalau begitu ayo ah jung, kita berangkat” timpalnya
“oh iya,kalau begitu ibu kita berangkat ya,,,” ucapku lalu pergi ke sekolah

Saat dijalan menuju sekolah,,,
“in jung, kau yakin akan melakukan ini?” Tanya yui halus
“iya, aku yakin. Lagipula aku sudah tak punya tujuan hidup lagi sebagai in jung. Ibu sangat perhatian kepada ah jung, makannya kuputuskan agar hidup menjadi ah jung” jawabku sambil menunduk
“aku mengerti kok,baiklah jika kau ingin tau kehidupan ah jung aku akan memberitahumu” ucap yui antusias
Aku tersenyum kepadanya, ah jung beruntung memiliki sahabat seperti yui “benarkah? Kalau begitu baritahu aku tentang seoul high school?” tanyaku pensaran
“sekolah itu benar-benar hebat, ada suatu grup yg terdiri dari lima namja keren yg bernama B1A4. Ah jung sangat menyukai seseorang diantara mereka bernama jin young. Ya, dia adalah leader dari b1a4 dan ah jung sangat dekat dengan jin young” jawab yui
Setelah bercerita tentang b1a4 selama beberapa menit akhirnya kami sampai disekolah, aku sangat penasaran bagaimana hidup sebagai ah jung disekolah
“lihat! Bukankah itu ah jung!” ucap seorang yeoja dan orang-orangpun langsung melihatku, ada juga beberapa yg langsung berbisik sambil memandangiku
“ada apa? Kenapa banyak orang yg memperhatikanku?” tanyaku pada yui
“entahlah,,, sepertinya ada sesuatu yg terjadi” jawab yui yg sama-sama tidak tahu
Saat berada dilorong sekolah banyak orang yg memperhatikan kami berdua, tepatnya banyak yg memperhatikan aku bukan yui. Tetapi tatapan mereka semua pindah kepada 5 namja yg baru saja datang “jagi kenapa kau baru masuk?” Tanya seorang namja kepadaku, kulihat papan namanya bernama JUN JIN YOUNG
Oh jadi ini yg namanya jun jinyoung, kurasa aku tak menyukainya karena ia sangat mencolok bagiku “apa maksudmu memanggilku?”tanyaku tak mengerti
Banyak orang yg terkejut dengan pentanyaanku, kenapa? Aku memang tak tahu apa-apa soal ini. Tapi jinyoung terlihat tak menyukai ini, ia langsung menarik lenganku. Ia melepaskannya saat kami sampai di atap sekolah “apa maksudmu tadi itu?” tanyanya
“maaf tapi aku benar-benar tak mengerti jinyoung” jawabku jujur
“ah jung, sejak kapan kau memanggilku jinyoung? Tanyanya heran
“eh!!! Oppa, maaf tadi itu refleks, aku pergi ke kelas saja” Aku langsung saja pergi meninggalkan namja itu, tetapi ia mengejarku lalu menarik tanganku
“ aku belum selesai bicara” ucapnya
“a,,,apa maumu?” tanyaku gugup
“ah jung, bukankah kita sudah kita sepakat kalau aku pura-pura menjadi kekasihmu?” tanyanya dingin
Apa maksudnya? Apa yg ia bicarakan? Aku tak mengerti. Aku harus bagaimana? Apa aku pura-pura tahu saja? Tapi kenapa ah jung harus pura-pura jadi kekasihnya jika ia memang menyukai jinyoung? Lebih baik aku pura-pura tahu saja, aku kan sekarang ,menjadi ah jung “maaf, maafkan aku”ucapku
“baiklah aku akan memaafkanmu, tapi ada syaratnya”
“apa itu?”tanyaku
“pertama kau harus memanggilku jagi karena sekarang aku adalah namjachingumu, kedua saat istirahat kau harus selalu makan bersamaku tidak boleh bersama orang lain termasuk sahabatmu itu dan yg terakhir kau jangan bilang ke siapapun kalau kita itu pura-pura pacaran. Mengerti?”tanyanya
Aku hanya mengangguk, ia pun tersenyum simpul lalu merangkul bahuku “bagus,,, kalau begitu aku akan mengantarmu ke kelas”ucapnya
Akhirnya kami sampai di depan kelas “kau duduk dengan baro, jangan dengan sahabatmu itu. Paham?” perintahnya, aku hanya bisa mengangguk pasrah lalu ia pun tersenyum dan pergi
Sebenarnya aku bingung, baro itu yg mana? “emm,,, yui,kau tahu tidak baro itu yg mana?”tanyaku pada yui
“tuh dia yg pakai topi” jawab yui sambil menunjuk seorang namja
Aku memalingkan wajahku kearahnya dia,,, sepertinya aku pernah melihatnya. Saat aku melihatnya,tanpa sadar ia juga melihatku dan tersenyum kepadaku. Aku hanya bisa membalas senyumnya “yui,,, emm jinyoung bilang aku harus duduk dengan baro” ucapku kepada yui
Yui tampak terkejut tapi langsung tenang kembali “kalau begitu cepat kau ke bangku baro sebelum bel berbunyi” balas yui
Aku senyum kepada yui lalu pindah ke bangku baro. Saat dibangku baro, ia langsung tersenyum lalu menyapaku “hai” sapanya
“hai juga” jawabku
“jadi apa sekarang kau sudah resmi menjdai kekasih jinyoung hyung?” tanyanya lembut
Aku tersentak dengan pertanyaannya “eh,,, emm iya begitulah” jawabku ragu
“tapi kenapa saat jinyoung hyung menyapamu jagi kau malah bilang ‘apa maksudmu’ ?” Tanya baro kembali
Aduhhh bagaimana ini? Aku harus jawab apa??? “emm… karena aku sangat terkejut, baru kali ini aku mempunyai seorang namjachingu. Apalagi kalau dia adalah jinyoung oppa” jawabku bohong, semoga ia percaya padaku
“oh begitu,,,” jawabnya hanya ber-oh. Aku tak tahu apakah ia percaya padaku atau tidak
In Jung POV end

Jinyoung POV
“hey jinyoung, apakah benar kau sekarang pacaran dengan Shin Ah Jung?” Tanya CNU sambil membaca novel kesukaannya
“iya, memang kenapa?” jawabku cuek
“lalu kenapa saat kau sapa dia jagi, ia malah menjawab ‘apa maksudmu?’ bukankah itu aneh?” Tanya CNU masih fokus pada novelnya
Pertanyaan ituadalah pertanyaan yg tak ingin kujawab “ia hanya kaget saja, kan ah jung itu baru mempunyai seorang namjachingu sekarang” jawabku bohong
“oh ya? Benarkah itu?” Tanya CNU yg mulai tertarik dengan ‘kisah cinta palsuku’
“ya begitulah, tapi bisakah kita berhenti menanyakan hal-hal yg tak penting ini?” pintaku
“oh baiklah,,,” CNU pun kembali membaca novelnya
Bel istirahat….
“jagi, ayo kita ke atap sekolah untuk makan?” ajakkku lembut
“baiklah” balasnya, kenapa sepertinya ada yg aneh dari ah jung? Ia seperti bukan ah jung yg kukenal
“apa ada yg mengganggumu?” tanyaku saat kami tina diatap sekolah
“eh itu,,, tidak ada, kenapa memangnya? Jawabnya
Aku tahu ia sedang berbohong sekarang “beritahu aku apa yg terjadi?” ucapku memaksa
Wajah ah jung menjadi pucat, kenapa ah jung berubah? Bahkan hari ini aku belum melihat senyumnya. Ah jung,,, ada apa denganmu? “aku,,, aku bingung harus menjawab apa saat temen-temenku menanyakan soal hubungan kita” jelasnya
“oh itu, bilang saja kalau kita memang pacaran baru-baru ini” jawabku santai
“lalu dengan kejadian tadi pagi?” tanyanya kembali
“itu sih salamu sendiri, kenapa kau malah bertanya seperti itu tadi” jawabku pura-pura tak peduli, aku ingin melihatnya merengek seperti biasa ia lakukan padaku
Sayangnya bukan rengekan yg kudapat, tapi ah jung hanya diam lalu menangis, apa ini? Kenapa ah jung jadi cengeng? “maafkan aku, seharusnya tadi pagi aku tak berbicara seperti itu” sesalnya
Ini pertama kalinya kulihat ah jung menangis, aku langsung memeluknya “ah jung bukan begitu, tadi aku hanya bercanda. Kumohon tolong jangan menangis,,, apalagi kau menangis karena ucapanku,,,”
“hiks,,, bukan, bukan kau yg salah tapi aku oppa,,, seharusnya aku tak bertanya seperti itu dan membuatmu malu didepan banyak orang,,,” ia terus menangis dan aku terus memeluknya
Sebenarnya aku merasa aneh dengan sikap ah jung yg sekarang. Setelah 3 hari tak sekolah kenapa ia langsung berubah? Apa ada sesuatu yg ia sembunyikan dariku? “ah jung,,,” aku menghapus air matanya karena sekarang ia jauh lebih tenang “boleh aku tanya sesuatu kepadamu?” pintaku
“apa itu oppa?” balasnya
“kenapa kau tidak masuk kemarin-kemarin?” tanyaku penasaran
Jinyoung POV end

In Jung POV
“kenapa kau tidak masuk kemarin-kemarin?” Tanya jinyoung
Deg,,, kenapa jinyoung harus bertanya seperti itu? Ya ampun bagaimana ini?? Aku harus jawab apa??? “emm,,,  aku kemarin sakit” jawabku bohong
Jinyoung hanya menatapku lalu tersenyum “ohh pantas sekarang kau tidak bersemangat seperti biasanya, tapi sekarang kau sudah baikkan kan?” tanyanya
Ahh,,, syukurlah ia percaya “ iya, aku sudah agak baikkan kok” balasku
“baiklah,ayo kita makan bekalnya”  ajak jinyoung
Aku hanya tersenyum lalu makan bekal buatan ibu

Saat dikelas,,,
“nah jagi, aku kembali ke kelas dulu ya. Sapai jumpa” ucap jinyoung
“sampai jumpa” balasku. Akupun duduk di bangkusambil membayangkan apa yg tadi jinyoung lakukan untukku. Ia memelukku lalu bilang ’kumohon tolong jangan menangis, apalagi kau menangis karena aku’ kata-kata itu mebuatku senyum-senyum sendiri. Batapa beruntungnya ah jung memiliki seorang namjachingu seperti jinyoung, yah…. Walaupun cuma pura-pura 
“kenapa senyam-senyum sendiri? Apa kau tadi habis melakukan sesuatu dengan jinyoung hyung?” Tanya baro membuyarkan lamunanku
“eh itu,,, tidak kok,,, “ jawabku gelagapan
“oh,,, eh iya, tadi yui mencarimu tapi sekarang aku tak tahuia dimana sekarang. Mungkin masih mencarimu” ucap baro
“banarkah? Ah kalau bagitu aku cari yui dulu ya,,,” aku pun meninggalkan baro dan mencari yui
Aduhhhh…. Aku kan belum hafal sekolahini? Gimana kalau nanti aku kesasar?? Yui!!!! Kau dimana?!!! “in jung!” sapa seorang yeoja
 “yui!!! Kau habis darimana? Baro bilang kau mencariku, ada apa?” tanyaku
“ah,, aku habis mencarimu tapitidak ketemu juga… emm in jung sebaiknya kita jangan bicara disini” yui menarikku sampai ke taman belakang sekolah
“eh kenapa kita disini? Bagaimana kalau nanti ahjusi datang??” yanyaku cemas
“tenang tadi ahjusi sudah memberi kita tugas karena sekarang guru-guru sedang rapat” jawab yui
“oh,,, kalau bagitu ada apa yui?” tanyaku
“emm,,, in jung kudengar kau sekarang pacaran dengan jinyoung oppa?” tanyayui pelan
“iya, memang kenapa?”
“emm,,, apa kau tidak apa-apa?”
“apa maksudmu tidak apa-apa?” tanyaku heran
“jinyoung kan mencintai ah jung bukan kau”jawab yui ragu
“justru karena jinyoung mencintai ah jung makannya aku harus berusaha menjadi ah jung ygjinyoung cintai” jelasku
“tapi---“
“sudahlah kau jangan khawatirkan masalah itu, aku bisa kok menanganinya sendiri. Ayo kita ke kelas” potongku lalu kamipun pergi ke kelas
Saat dolorong kelas kulihat jinyoung dan kawan-kawannya sedang mengobrol lalu ia menatapku “kau habis darimana jagi?” tanyanya lembut
“eh,,, aku tadi bersama yui, ada apa?”
“nah karena sekarang pulangnya lebih awal bagaimana kalau kita kencan sekarang?” tawarnya
“sekarang?!”
“iya, kenapa? Kau ada acara lain?” Tanya jinyoung
“ahh tidak kok, kalau begitu baiklah,,,” aku menatap yui “emm yui,,, ---“
“pergilah” jawab yui sebelum aku selesai berbicara
Aku tersenyum kepada yui “ayo jagi” ucapku pada jinyoung
Ia memegang tanganku lalumembawaku pergi, kami akhirnya sampai disebuah kafe “ jadi bagaimana?” Tanya jinyoung
“hah? Bagaimana maksudnya?” balasku bingung
“jagi bagaimana dengan in jung?”
In jung? Apa jinyoung tahu kalau aku dan ah jung adalah kembar? “in jung?”
“iya, bukankah ia ke korea 3 hari yg lalu?” Apa maksudnya? Kenapa ah jung tidak bilang apa-apa soal jinyoung? “aku,,, sangat ingin bertemu dengan in jung” lanjut jinyoung
Apa?... apa dia bilang?...
In jung POV End

Jinyoung POV
“aku,,, sangat ingin bertemu dengan in jung” ah,,, aku benar-benar merindukannya
“emm,,,” ah jung tidak menjawab pertnyaanku
“kenapa? Apa ada sesuatu yg terjadi?” tanyaku khawatir
“eh….” Wajah ah jung menjadi pucat “bu,,, bukan apa-apa kok” jawabnya
“jadi in jung sekarang tinggal dimana?” tanyaku penasaran
“di… dia… dia sudah pulang ke jepang”
“apa?! Kenapa kau tidak bilang kalau dia sudah pulang ke jepang?! Lagipula kau kan sudah janji mau mengenalkanku kepada in jung” ucapku tak percaya
“ada sesuatu yg terjadi di jepang,,,” jelas ah jung
“apa itu?”
“emm,,,” ah jung menggigit bibirnya
Sejak kapan ah jung punya kebiasaan seperti itu? Tapi itu,,, itu,,, “ah jung, sejak kapan kau jadi suka menggigit bagian bawah bibirmu itu?” tanyaku heran
“eh!! Itu,,, memang dari dulu aku seperti ini kan??... hehehe” jawabnya sambil cengengesan
Apa itu? Itu bukanlah ah jung yg kukenal, ah jung yg kukenal adalah ah jung yg selalu terbuka kepadaku. Tapi ah jung yg sekarang? Ia jadi tertutupkepadaku “lalu apa yg terjadi sampai-sampai in jung pulang ke jepang?” tanyaku masih penasaran
“emm,,, ayah menyuruh in jung pulang karena nenek kami,,, meninggal” lirihnya
“oh begitu… “ pantas ah jung jadi sedikit beda, mungkin dia masih sedih dengan keadaannya sekarang. kami diam selama beberapa saat ”maafkan aku…” sesalku
“minta maaf untuk apa?” tanyanya
“karena aku tadi memaksamu untuk menceritakannya, aku tahu ini pasti berat untukmu dan in jung” jawabku
Ia menatapku dengan mata berbinar, lalu tersenyum kepadaku. Aku baru sadar kalau ah jung itu ternyata sangat cantik, dia mirip sekali dengan in jung. Tentu saja mirip, mereka kan kembar “tidak apa-apa oppa, lagipula ada sesuatu yg ingin aku tanyakan kapedamu”
“apa itu?” tanyaku
“kenapa kau ingin bertemu dengan in jung?”
“eh,,, bukankah aku sudah menceritakannya kepadamu?” tanyaku heran, aneh bukankah aku sudah cerita tentang masa laluku? Kenapa ah jung bisa bertanya seperti itu?
“ehh,,, benarkah?,,, oh kalau begitu aku ingin oppa cerita lagi” jawabnya gugup
Ada yg aneh dari ah jung, ia seperti tak mengenalku. Tapi lebih baik aku ceritakan lagi sajalah, tidak ada ruginya juga kan??? “dulu saat aku sekolah di jepang, aku adalah senpainya in jung, kami satu sekolah tapi beda angkatan. Aku sangat menyukai in jung sejak,,,
Flashback…
Aku sedang diam di atap sekolah, haaahh… bosan sekali,nanti ada ulangan matematika lagi dengan sensei yamato… haaahhh…. Aku menundukan kepalaku. Kulihat dibawah ada seorang yeoja cantik, akumerasa aku menyukainya, sangat menyukainya. Aku tak bisa memalingkan wajahku saatmelihatnya, tapi apa itu?? Ia menangis? Kenapa yeoja secantik dia harus menangis?
“heeh!!! Shin In Jung!!! Kau jangan pernah mendekati cha sun woo lagi deh!!! Bukan berarti kau cantik dan kau bisa merebut cha sun woo dari kami!!!” bentak seorang yeoja
Apa itu? Aku… aku tak akan membiarkannya diperlakukan seperti itu…
Tap… seseorang menahan lenganku “jangan hyung…” ucapnya
“sun woo? Kenapa kau ada disini?” tanyaku
“aku disini untuk memperhatikannya” jawabnya sambil melihat yeoja itu, kini yeoja itu sedang dijambak rambutnya oleh yeoja-yeoja lainnya
“hanya memperhatikan? Dia butuh pertolongan sun woo” ucapku tak terima
“hyung tahu kenapa ia disiksa serti itu?”tanyanya tenang
Aku hanya dia memikirkan pertanyaannya ” karena kau”  jawabku. Aku ingat, tadi salah satu teoja itu menyebut  nama sun woo
“awalnyaaku hanya membantunya membereskan buku-buku yg berantakan. Lalu dia mulai sering ditindas oleh mereka. Karena tak tega, maka aku pun selalu menolongnya. Tapi dia malah semakin ditindas, jadi… aku memutuskan untuk membiarkannya menghadapi mereka sendirian dan mengawasinya dari jauh. Jadi kalau hyung akan menolongnya sekarang, dia pasti akan tambah ditindas” jelas sun woo
Aku diam memikirkan apa yg baro ucapkan. Ya, apa yg sun woo bilang itu benar, tapi aku tak tega membiarkannya disiksa seperti itu “aku sangat ingin melindunginya sun woo” ucapku pelan
“aku juga hyung, tapi kalau kita membantunya malah akan membuat beban untuknya
Setelah itu, aku selalu mengawasinya dari jauh. Tak berani membantunya sampai aku tamat sekolah di jepang dan pindah ke korea
Flashback end

“Itulah kenapa saat pertama aku melihatmu, aku sangat terkejut dan berprkir kalau disini aku bisa melindunginya. Tapi ternyata dia memiliki kembaran” ucapku sesal
“oppa…” ah jung menatapku lalu mengeluarkan air mata
“kenapa kau menangis?” tanyaku panik
“tidak oppa,,,aku,,, aku baik-baik saja,,, kalau begitu aku pulang duluan ya oppa,,,” tanpa menunggu jawaban dariku ia langsung pergi
Ah jung ada apa denganmu? Apa kau,,, masih menyukaiku?...
Jinyoung POV end

Flashback…
Author POV
Jinyoung diam diatap sekolah menunggu seseorang “maaf ya oppa aku terlambat…” ucapnya lalu tersenyum. Ia pun membalas senyumannya
“jadi apa yg ingin kau bicarakan denganku? Sampai menulis pesan S.O.S padaku” Tanya jinyoung
“oppa…kau tahu, aku tak pernah memandangmu sebagai seorang hyung, tapi aku memandangmu sabagai seorang namja” jawabnya sambil memandang langit lalu menatap jinyoung “aku bukan orang yg suka diam dan menunggu jadi… oppa mau kan jadi namjachinguku?” tanyanya
Jinyoung terkejut dengan pertanyaan ah jung, ia pun menunduk  “maaf ah jung,,,, yg kusuka bukalah kau, tapi in jung” jawab jinyoung pelan tapi ah jung masih bisa mendengarnya
Ah jung terkejut dengan jawaban jinyoung “in jung? Kenapa oppa bisa tahu soal in jung?” Tanya ah jung, Jinyoung pun menceritakan masa lalunya “kau mencampakkanku oppa…” ucap ah jung
“ah jung bukan begitu, tapi---“
“tapi jika kau mau berpura-pura menjadi namjachinguku kau akan kukenalkan pada in jung. Bagaimana?” tawar ah jung
Jinyoung terkejut dengan tawaran ah jung, inikah ah jung yg sebenarnya? Tanya jinyoung dalam hati “baiklah aku menerimanya” jawab jinyoung. Bagi jinyoung, asalkan bisa bertemu dengan in jung ia akan melakukan apapun termasuk berpura-pura menjadi namjachingu ah jung
“baiklah kalau begitu aku pulang dulu ya jagi… sampai jumpa…” ah jung meambaikan tangannya lalu meninggalkan jinyoung sendirian
Jinyoung hanya diam melihat ah jung “maaf ah jung, , bukannya aku ingin menyakitimu. Tapi aku ingin baro bahagia…” ucap jinyoung pelan
Tanpa jinyoung sadari seorang yeoja sedang diam di balakang pintu dan mendengar apa yg jinyoung bilang “baro…”
Flashback end

                                                                                ~~~to be countinue~~~

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar